Kehilangan paling menyakitkan adalah ketika tidak bisa lagi bertemu dengannya dan hanya nama yang bisa disebut dalam doa.
Rindu tak kunjung berakhir, semua terasa mimpi panjang yang tak kunjung usai. Ada beberapa hal yang selalu teringat, yaitu ketika senyum manis mewarnai wajahmu.
Kenangan, kebersamaan, kasih sayang yang saling melekat diantara kita tidak akan pernah hilang, semua akan berjalan semestinya, bedanya kau sudah tidak di sini, di sampingku. Andai saja, kita lebih banyak menghabiskan waktu bersama, pasti akan lebih penuh memori akan dirimu.
“Losing you is what I hate“
But, do you know? setelah kehilanganmu, aku belajar ikhlas, kata yang seringkali terdengar tetapi sulit kulakukan. Ikhlas melepaskan kepergianmu lalu menjalani hidup yang masih tersisa. Aku percaya bahwa semua orang akan kembali kepada yang maha kuasa, mempersiapkannya hanya itu yang bisa kulakukan.
Rasanya menyakitkan, ketika mendengar kepergiaanmu, bergetar seluruh tubuh, air mata yang tak terbendung, dan tidak bisa mengatakan sepatah katapun. I lost you forever. I hope you rest well there.
Terima kasih telah memberikan warna dalam hari-hariku.
Terimakasih telah menguatkan dalam segala kondisiku.
Once, thank you!